Pengalaman Mengikuti Program Matrikulasi Magister Sains Ilmu Ekonomi FEB UGM

Gedung Program Magister Sains dan Doktor Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM

Saat tulisan ini dibuat, saya sudah berkuliah selama enam minggu di jalur reguler pada Program Studi Magister Sains Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada (FEB UGM). Sebelumnya, saya mengikuti program matrikulasi selama satu semester pada bulan Februari hingga Mei 2018.

Mengapa ikut program matrikulasi terlebih dahulu?

Calon mahasiswa diwajibkan mengikuti program matrikulasi karena hal-hal berikut:

  1. Alih bidang (tidak linear dengan jurusan yang diambil pada jenjang pendidikan sebelumnya), atau
  2. Nilai TOEFL/AcEPT atau TPA/PAPs belum memenuhi syarat batas nilai.

Untuk poin 2, saya sudah memenuhi syarat. Namun, karena latar belakang pendidikan saya saat S1 adalah teknik, maka saya wajib mengikuti program matrikulasi ini.

Ada juga seorang kenalan saya yang berasal dari jurusan Ekonomi Islam yang semester ini mengambil matrikulasi. Ketika dalam tahap wawancara, ia diberitahu bahwa harus mengikuti matrikulasi karena ia hanya mempelajari Ekonomi Mikro dan Makro I, tidak sampai II.

Memang, berdasarkan keterangan di website mscdoctor.feb.ugm.ac.id, “alih bidang atau bukan akan diputuskan oleh Pengelola berdasarkan review transkrip kuliah S1.”

Peserta Perkuliahan

“Anda beruntung masuk di waktu yang tepat,” kata Prof. Catur Sugiyanto ketika memberi sambutan kepada para mahasiswa baru. Waktu itu, kami masuk di semester genap tahun ajaran 2017/2018. Singkat cerita, biasanya yang mendaftar pada semester genap jumlahnya lebih sedikit dibanding pendaftar pada semester gasal, sehingga lebih sedikit saingannya.

Waktu itu, mahasiswa yang mengikuti matrikulasi dari Program Studi Magister Sains Akuntansi ada 7 orang, Manajemen ada 11 orang, dan di program studi saya Ilmu Ekonomi hanya ada 3 orang. Ya, Anda tidak salah baca, tiga orang saja saudara-saudara. Sebetulnya waktu itu ada 4 orang di daftar hadir peserta kuliah, tetapi 1 orang lagi tidak pernah masuk sejak hari pertama perkuliahan.

Bisa dibayangkan bukan bagaimana jika di program studi saya ada salah satu yang tidak masuk kuliah? Nah, kalau yang masuk program matrikulasi di semester gasal sekarang jumlahnya lebih banyak, ada 13 orang kalau tidak salah.

Suasana Perkuliahan

Bagi saya yang latar belakangnya bukan Ilmu Ekonomi, masuk di program matrikulasi ini cukup membantu. Mata kuliah Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro memberikan bekal bagi saya untuk menghadapi kuliah kalau sudah masuk di program reguler nanti. (Daftar matakuliah yang diambil pada program matrikulasi bisa dilihat di tabel paling bawah pada tautan ini)

Memang, bagi sebagian orang mungkin merasa waktu matrikulasinya cukup lama, mengapa harus sampai satu semester? Apalagi buat yang pernah mengambil matakuliah ekonomi. Namun, buat saya, waktu selama satu semester tadi bisa memberi gambaran: apakah bakal lanjut atau disudahi sampai matrikulasi saja belajarnya. Akhirnya, karena saya bisa belajar banyak hal baru dan menurut saya Ilmu Ekonomi itu menarik, saya memilih pilihan pertama.

Lalu, bagaimana dengan tugas dan tingkat kesulitan matakuliah di program matrikulasi dibandingkan dengan program reguler? Menurut saya, di program matrikulasi masih dibilang lebih santai. Tugas masih jarang. Kalaupun ada, belum sebanyak di program reguler yang hampir tiap minggu ada dari masing-masing dosen matakuliah.

Hasil Matrikulasi

Alhamdulillah, setelah satu semester mengikuti matrikulasi, akhirnya saya dinyatakan lulus dan masuk ke program reguler. Mahasiswa dinyatakan lulus matrikulasi jika hadir perkuliahan tatap muka minimal 75% dan telah mengikuti UTS dan UAS, IPK matrikulasi minimal 3.00, dan juga telah memenuhi skor nilai TOEFL/AcEPT atau TPA/PAPs seperti yang sudah ditulis di atas.

Sekian pengalaman saya dalam mengikuti program matrikulasi Magister Sains Ilmu Ekonomi di FEB UGM.

Hari kedua penyambutan mahasiswa baru (baik matrikulasi maupun reguler) Program Magister Sains dan Doktor FEB UGM Semester Gasal 2018/2019, Kamis, 09 Agustus 2018. Tebak, saya di sebelah mana? [Foto: mscdoctor.feb.ugm.ac.id]

Minggu, 23 September 2018