HTTP vs HTTPS

Mulai bulan Oktober 2018 mendatang, browser Google Chrome akan menandai website dengan http (tanpa s di belakangnya) sebagai not secure atau tidak aman.

Not secure (Gambar: Chromium Blog)

Untuk itu, malam ini saya mencoba mengubah blog ini dari http menjadi https (Hypertext Transfer Protocol Secure). Ada 2 opsi agar bisa jadi https, yaitu dengan cara membeli sertifikat (setiap hosting biasanya menjualnya) atau dengan memakai sertifikat gratisan.

Tentu, saya mencoba opsi terakhir terlebih dahulu. Untuk sertifikat gratis, bisa menggunakan Letsencrypt yang diinstal di shared hosting via SSH menggunakan PuTTY.

Sayang sekali, tadi gagal berkali-kali di langkah terakhir. Nah, karena hari sudah malam, maka saya mencoba cara lain dulu, memakai SSL for free. Cara ini lebih cepat karena bisa menghasilkan sertifikat keamanan secara langsung via website tadi dan hasilnya tinggal diupload melalui FTP. Hanya saja, kita perlu memperbaruinya setiap 3 bulan sekali.

Aman, Bos!

Untuk sementara, blog ini sudah diamankan menggunakan sertifikat tersebut. Lain waktu, coba ngoprek lagi via SSH.

Minggu, 24 Juni 2018