Pengalaman Membeli Buku Impor di Book Depository

Ketika masih merantau di Bandung, saya beberapa kali membeli buku impor di sebuah toko buku di daerah Setiabudi. Koleksinya cukup update dengan buku-buku keluaran baru. Namun, setelah memutuskan untuk pulang kembali ke kampung halaman, saya kesulitan mencari toko buku yang menjual buku-buku impor di daerah saya.

pengalaman membeli buku impor di bookdepository
Tampilan bookdepository.com – Maret 2018

Setelah mencari informasi, akhirnya saya mencoba untuk membeli buku impor secara online di Book Depository. Oh ya, ini bukan postingan iklan atau berbayar, hanya berdasar pengalaman saya berbelanja di sana.

1. Apa itu Book Depository?

Book Depository (bookdepository.com) adalah sebuah toko buku online yang berkantor pusat di London, Inggris. Didirikan oleh Andrew Crawford dan Stuart Felton pada tahun 2004, kemudian pada tahun 2011 dibeli oleh raksasa retail Amazon. Book Depository memiliki jutaan judul buku dan melayani pengiriman ke berbagai negara termasuk Indonesia.

2. Bagaimana cara beli dan pembayarannya?

Untuk membeli, cukup membuat akun di laman web mereka. Lalu pilih buku yang kita inginkan, kemudian masukkan alamat pengiriman ke alamat kita. Untuk pembayaran, bisa menggunakan kartu kredit, kartu debit, atau PayPal. Saya sendiri menggunakan kartu debit dari Jenius.

Jika kita mengakses dari Indonesia, harga buku yang ditampilkan akan otomatis dikonversi ke rupiah.

3. Berapa ongkos kirimnya?

Gratis, kita tidak dikenai ongkos kirim tambahan dari Book Depository. Begitu juga ketika kurir dari Pos Indonesia mengantarkan buku, saya tidak dikenai biaya tambahan apapun.

Pesanan pertama saya di Bookdepository.com
Pesanan pertama saya di Book Depository

4. Berapa lama sampai ke alamat kita?

Nah, karena biaya kirimnya gratis (seperti yang sudah dijelaskan di poin 3), maka pengiriman bisa mencapai 3-4 minggu. Saya sendiri pesan buku pada tanggal 09 Januari 2018 dan sampai pada tanggal 01 Februari 2018 (sekitar 23 hari).

5. Kelebihan dan kekurangan membeli di Book Depository

Kelebihan:

  • Judul buku ada banyak, sekitar 17 juta judul buku
  • Gratis ongkos kirim
  • Harga relatif lebih murah dibanding membeli langsung ke toko buku impor

Kekurangan

  • Pengiriman lama (karena gratis ongkir, bisa sampai 3-4 minggu)
  • Kita tidak bisa melacak buku kita sampai mana ketika dalam proses pengiriman. Selagi alamat yang kita cantumkan lengkap dan jelas, berdoa saja semoga selamat sampai tujuan

Itulah pengalaman saya dalam membeli buku impor di Book Depository. Intinya, membeli buku di Book Depository ini lebih murah dibandingkan membeli langsung ke toko buku impor, tetapi harus lebih sabar menanti datangnya buku pesanan kita.

Minggu, 11 Maret 2018

10 komentar pada “Pengalaman Membeli Buku Impor di Book Depository

  1. Kalo boleh tau daerah mas masih di sekitaran pulau jawa kah? Atau sudah diluar nya mas?
    Soalnya saya di Gorontalo (sulawesi) dag dig ser juga kalo nda dateng dateng haha

      1. Jujur saya masih agak deg-deg an walapaun sudah beberapa kali beli di BD tapi karena gratis onkos kirim + banyak nya pilihan buku jadi ya tetep aja order dari BD. Sekalian mau tanya nih kang ada pengalaman beli beberapa items dalam satu order gak di BD dan kalau ada itu buku nya dateng sekaligus atau dalam 2 atau 3 paket terpisah kah ? soalnya kalau dilihat di web BD nya itu datang nya dibilang terpisah tapi lihat-lihat dari pengalaman orang katanya ada yang datang sekaligus ada yang bilang kepisah jadi agak bingung hahahaha. dan kalau soal pengiriman untuk free delivery ini tergantung cepet BD walaupun kecepatan pengiriman nya kadang variatif (saya pernah nerima buku order an saya hanya dalam 7 hari kerja setelah buku pesanan saya keluar dari gudang BD tapi pernah juga sampai 15 hari kerja setelah keluar dari gudang BD) tapi semuanya sampai dengan selamat ke alamat saya (tulis alamat dengan se detail mungkin)

  2. Aku suka belanja di Book Depository, udah 3x kalo gak salah dan selalu nyampe rumah dg selamat. Aku bayar pakai Entropay dan semenjak ada kebijakan baru dari Entropay aku gak bisa belanja lagi di sana 🙁
    Pakai kartu debit mandiri juga ga bisa 🙁

  3. Kak mau tanya dong, alamat yang di masukkin ke book despitory itu dalam format indonesia seperti Jl. Blabla no. Blabla kabupaten bla bla, atau harus pake bahasa inggris ?

    Makasih sebelum nya 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *